6 Makanan Khas Indonesia Yang Kaya Akan Rempah-rempah

Sedap dipandang nikmat di lidah! Yummiii...


Melimpahnya rempah-rempah di Indonesia membuat banyak negara lain yang ingin mengambilnya mulai dari Portugis, Belanda dan Jepang. Rempah-rempah dapat digunakan untuk bahan memasak dan ada pula untuk pengobatan tradisional. Masakan di Indonesia pun berbagai macam dan tiap daerah memiliki ciri khasnya.

Ada beberapa masakan yang sudah terkenal di berbagai daerah dan yang paling penting adalah banyaknya rempah-rempah yang digunakan untuk memasak. Sehingga rasanya pun tidak perlu diragukan lagi.  Berikut adalah makanan khas Indonesia yang kaya akan rempah-rempah.

1. Nasi Padang

Pasti tidak asing lagi dengan makanan yang satu ini. Hampir di semua kota selalu dijumpai. Dengan bentuk tempat pakan yang menyerupai rumah padang. Dan banyaknya piring-piring disusun ke atas didekat etalase. Piring-piring tersebut merupakan temat makanan-makanan. Nasi padang kaya sekali akan rempah-rempahnya. Banyak menu makanan disana, ada sayur nangka muda, ikan kuah kuning balado, ayam goreng, rendang, udang, ikan dan banyak lagi. Yang menarik adalah cara penyajiannya yang mencampurkan semua kuah dari masakan di atas nasi, dan tidak lupa sayur daun singkong dan sambal ijo. Menu yang paling dicari adalah rendang bahkan rending sudah terkenal diseluruh dunia.

2. Nasi Kapau

Hampir sama dengan nasi padang. Namun kalau nasi padang makanan di susun ke atas di depan etalasi tapi kalu nasi kapau, makanan ditaruh di atas meja. Penyajian nasi padang, pembeli cukup bilang lauknya apa, ayam goreng atau ikan. Nantinya penjual sudah meracikkan nasi bersama daun singkong dan kuah-kuahnya. Berbeda nasi kapau, pembeli tinggal menunjuk mana saja yang kan dibeli dan penjual yang akan mengambilkannya. Banyak juga macam masakan pada nasi kapau. Yang paling terkenal adalah rendang ayam, gulai tunjang dan usus yang diisi telur dan tahu.

3. Gudeg

Makanan khas Jogja ini selalu dicari oleh para wisatawan. Gudeg terbuat dari nangka muda yang di masak dengan kuah santan dan bumbu-bumbu. Berbeda dengan sayur nangka pada umunya. Gudeg dimasak dengan menambahkan gula merah dan direbus sampai kering. Rasa gudeg cenderung manis, jadi yang tidak suka manis pilih gudeg yang pedas. Membutuhkan waktu yang lama untuk memasak masakan ini. Sebagai pelengkapnya telur hitam atau telur pindang yang sudah dimasak bersama gudeg. Telur pindang cenderung kenyal dan terasa berbumbu. Selain itu ada juga kari ayam dan krupuk rampak atau krupuk kulit sapi yang dimasak bersama potongan tahu dan tempe.

4. Soto

Makanan yang banyak mengandung rempah-rempah selanjutnya adalah soto. Soto sudah tersebar diberbagai daerah di seluruh Indonesia bahkan tiap kota memiliki ciri khasnya sendiri. Ada soto lamongan, soto banjar, soto Lombok, soto Kediri, soto kudus dan lain-lain. Bahan yang digunakan, ada ayam untuk soto ayam, daging untuk soto daging, dan babat dan jeroan untuk soto babat, tetapi yang sering digunakan adalah ayam. Selain itu banyaknya condiment didalamnya, ada touge, gubis, bihun, telur, koya, bawang goreng, telur, kentang goreng, dan yang utama adalah jeruk nipis. Jangan lupa sambalnya ya, bagi yang suka pedas. Soto bisa dinikmati dengan nasi atau lontong.

5. Nasi Kuning

Nasi kuning ibarat kue tart bagi orang jawa karena perayaan apapun selalu ada nasi tumpeng atau nasi kuning. Mau acara ulang tahun, perayaan desa bahkan pindah rumah. Nasi ini berbeda dengan nasi pada umumnya, warnanya kuning diambil dari kunyit, di tambah santan, serai,daun jeruk purut dan daun salam. Memasaknya seperti memasaknasi pada umunya. Setelah matang ada yang langsung disajikan ada pula yg dibentuk kerucut. Untuk lauk dari nasi kuning bermacam-macam. Ada sambel goreng kentang, sambel goreng tempe, sampel goreng teri, mie, telur, ayam goreng, dan masih banyak lagi. Komplit kan dan rasanya yang enak banget.

6. Rawon

Rawon adalah makanan dari Jawa Timur yang berisi potongan daging dengan berkuah hitam pekat. Warna hitam didapat dari kluwek. Rawon biasa disajikan dengan nasi hangat, touge yang kecil-kecil dan sedikit bawang merah goreng. Banyak yang mengatakan bahwa kalau mau makan rawon harus nunggu rawonnya menginap semalam, rasanya lebih sedap. Kalau habis dimasak terus dimakan kurang nikmat rasanya. Jadi harus sabar ya, nunggu besoknya. Namun setelah makan gak bakal kecewa meskipun harus nunggu, karena rasanya yang enak terutama kuahnya yang hitam.

What's Your Reaction?

marah marah
0
marah
benci benci
0
benci
suka suka
2
suka
sedih sedih
0
sedih
wow wow
0
wow
senang senang
0
senang
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals