9 Makanan Khas Ambon Yang Paling Populer

Ambon termasuk salah satu wilayah Indonesia bagian timur yang terkenal akan penjagaan alamnya.


Ambon termasuk salah satu wilayah Indonesia bagian timur yang terkenal akan penjagaan alamnya. Alam yang indah ternyata dijaga oleh manusianya yang manis. Meskipun era modernisasi telah hampir rata merudali semua bagian nusantara, ternyata Ambon masih memegang hukum adat dengan kuat. Ketika berjalan-jalan ke Ambon, rata-rata dari kita pasti akan jatuh cinta pada bau khas tanah Ambon, termasuk cita rasa kulinernya yang mengundang rindu. Berikut adalah 10 makanan khas Ambon yang paling harus kamu coba sebelum pulang kampung.

1. Ikan Tuna Asap

Credit

Nama khasnya adalah Ikan Cakalang Asar. Ambon memang memiliki banyak pulau kecil yang kaya akan hasil laut. Di sana bahkan tradisi larung laut demi menjaga keseimbangan masih amat dijaga. Penduduk Ambon memiliki cara khas dalam mengolah Ikan Cakalang.

Cakalang merupakan nama daerah dari Ikan Tuna bersirip. Ikan tersebut dijual oleh para Oma berbaju adat. Biasanya mereka mengenakan baju kurung dengan sarung sebagai pengganti rok. Wilayah sekitar jembatan Galala terkenal sebagai tempat penjualan Ikan Cakalang Asar atau Ikan Tuna Bersirip Asap. Cara memasaknya memang tidak menggunakan penggorengan atau dibakar, melainkan hanya diasapi menggunakan batok kelapa atau bagian sabut kelapa. Bahan bakar alami ini tentu membuat cita rasa Ikan Cakalang berbeda dengan ikan asap lain yang biasa dijual di lautan Jawa.

Ikan Tuna Asap tersebut sangat pas bila dijadikan bahan urap-urap yang dalam bahasa Ambon disebut kohu-kohu. Selain itu, cara menikmati dengan mencocolnya ke sambal colo-colo dan dimasak menjadi lauk bersantan juga patut dicoba. Anda bisa membelinya di tempat pelelangan maupun pasar ikan dekat pantai untuk mendapatkan Ikan Cakalang segar.

2. Sagu Serut

Credit

Sagu serut adalah salah satu jenis kue khas Ambon. Dari segi fisik, roti ini hampir sama dengan roti kecik yang memanjang. Hanya saja kue sagu serut dibuat sesuai namanya, dari sagu yang dicampur. Bisa jadi campurannya  jahe atau kayu manis. Sebagaimana makanan tradisional dari Indonesia timur lainnya, kue sagu serut mengandung sensasi rempah berasa gurih yang tak tertahankan.

Cocoknya dihidangkan bersama keluarga besar saat pesta minum teh atau kopi. Tapi banyak juga yang menjualnya sebagai oleh-oleh turis dikarenakan sifat keringnya berumur panjang.

3. Rujak Natsepa

Credit

Bukan hanya di Jawa saja ada makanan bernama rujak. Di Ambon pun mereka memiliki makanan khas bernama rujak Natsepa yang dijual sepanjang Pantai Natsepa. Sekilas rujak ini tampak sama dengan rujak-rujak di daerah lain. Namun jika kita menelitinya, rujak Natsepa memang beda. Ada irisan ubi jalar yang disebut petatas dibumbui cabe, kacang goreng, asam dan gula merah.


4. Roti Kenari

Credit

Masyarakat Ambon rupanya suka membuat makanan tahan lama yang tetap mempertahankan cita rasanya. Salah satu contohnya yaitu roti Kenari. Roti ini dibuat dari roti tawa yang diberi balutan kenari sekaligus gula merah. Campuran ini kemudian dimasukkan oven dan lahirlah sebuah cita rasa campuran gurih dan manis yang akan menemani hidangan minum teh atau kopi pagi.

5. Gogos

Credit

Namanya unik sekali ya. Hidangan ini biasa dijual di pasar-pasar Ambon, termasuk pasar Mardika. Masakan ini hampir mirip lemper di Jawa. Bedanya ada pada isian gogos yang dibuat dari tumisan ikan kemudian dibungkus dan dibakar.

6. Lemang

Credit

Mungkin Anda sudah tahu apa itu Lemang dari film Upin Ipin. Di Ambon, Lemang merupakan masakan khas yang dimasak dengan cara pembakaran. Bahan dasarnya ketan dan santan yang dimasukkan ke dalam bambu berlapis daun pisang. Bicara rasa, sudah pasti baunya harum dan rasanya gurih.

7. Lempeng Sagu

Credit

Sepertinya orang Ambon suka meminum teh atau kopi dan sudah menjadi kebiasaan untuk menyediakan hidangan ringan. Lempeng sagu menjadi salah satu alternatif jajanan ringan yang bisa dicocol ke air teh atau air kopi hitam. Orang-orang asli Ambon memakan lempeng sagu sekitar pukul 3 atau 4 sore dan waktu-waktu pembuka makan malam.

8. Kue Bagea

Credit

Kue ini termasuk kue kering. Proses pembuatan dan sekilas dilihatnya banyak kemiripan dengan kue sagu serut. Tapi kue Bagea ini memiliki tekstur keras hingga lebih cocok untuk memukul anak daripada dimakan. Tapi sebenarnya kue yang dimakan bersama teh ini rasanya gurih, lhoh.

9. Sagu Bakar

Credit

Masyarakat timur memang biasa memakan sagu. Di Ambon sendiri sagu bakar dimasak di atas api lalu ketika telah matang dari pembakaran ditambahkan gula merah sepanjang permukaan sagu bakar. Cara makannya tidak ada yang khusus, tapi lebih baik menyantap ketika masih hangat.

What's Your Reaction?

marah marah
0
marah
benci benci
0
benci
suka suka
2
suka
sedih sedih
0
sedih
wow wow
0
wow
senang senang
0
senang
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals